Raja Muda Aw

My Photo
Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia
Semoga Umue Yang mantong Na Menjadi Berkah Ta pergunakan Dalam Rangka Ibadah Kepada Allah, Pat mantong tanyoe berada, pajan Mantong dan walau dalam keadaan bagai mana pun. Semoga Allah Yang selalu menjadi penolong geutanyoe Ureung Beriman. Amin..
Berita Terbaru :

Monday, 27 January 2014

Dalil Syar’I Merayakan Maulid Nabi SAW.


Rasulullah SAW tidak merayakan Maulid,
haramkah hukumnya? Umat Islam merayakan Maulid,
bid’ahkah merayakannya?



Memaparkan legalitas syari’at perayaan Maulid Nabi menjadi sedemikian penting meng­ingat kini semakin banyaknya tuduhan, ”... yang ditujukan pada umat Islam yang me­rayakan Maulid sebagai pe­laku bid’ah tercela, bahkan hing­ga me­masukkan mereka sebagai ahli ne­raka yang ke­kal di dalam neraka selama-lamanya,” demikian di antara yang disampaikan Ustadz Muhammad Ahmad Vad’aq, penulis buku Bahas Cerdas & Kupas Tuntas – Dalil Syar’i Maulid Nabi, da­lam pengan­tar karyanya tersebut.

Mereka, yang sesung­guhnya me­rupakan golongan minoritas itu, tak per­nah mau mendengar dalil orang lain, se­lalu menyikapi segala per­bedaan de­ngan hitam-putih, be­nar-salah, surga-neraka, hing­ga dalam hal ini, mereka sam­pai mengeluarkan fatwa mengha­ram­kan seluruh hi­dangan Maulid, bah­kan dise­butkan, ke­haramannya lebih haram dari memakan hewan babi.

Untuk Download Artikel Klik Gambar

Tuesday, 5 November 2013

Kisah Waliyullah Aceh Abu Ibrahim Woyla


Abu Ibrahim Woyla adalah seorang ulama pengembara. Ulama ini dalam masyarakat Aceh lebih dikenal dengan Abu Ibrahim Keramat. Belum pernah terjadi dalam sejarah di Woyla (Aceh Barat) bila seseorang meninggal ribuan orang datang melayat (takziah) kecuali pada waktu wafatnya Abu Ibrahim Woyla. Selama hampir 30 hari meninggalnya Abu Ibrahim Woyla masyarakat Aceh berduyun-duyun datang melayat ke kampung Pasi Aceh, Kecamatan Woyla Induk, Aceh Barat sebagai tempat peristirahatan terakhir Abu Ibrahim Woyla. Selama 30 hari itu ribuan orang setiap hari tak kunjung henti datang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Abu Ibrahim Woyla, sehingga pihak keluarga menyediakan 400 kotak air aqua gelas dan tiga ekor lembu setiap hari dari sumbangan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk menjamu tamu yang datang silih berganti ke tempat wafatnya Abu Ibrahim Woyla. Begitulah pengaruh ke-ulama-an Abu Ibrahim Woyla dalam pandangan masyarakat Aceh, terutama di wilayah Pantai barat selatan Aceh.

Untuk Download Artikel Klik Gambar

Saturday, 19 October 2013

Rumi: Merdeka Ketika Berserah Diri

 Semula ingin kuceritakan padamu
kisah hidupku,tetapi
gelombang kepedihan tenggelamkan suaraku.

Kucoba utarakan sesuatu,
tetapi pikiranku rawan dan remuk,
laksana kaca.

Bahkan kapal paling megah bisa karam
dalam gelombang-badai Laut Cinta
apalagi biduk rapuhku,
remuk berkeping-keping:
tinggalkan ku sendiri, hanyut,
hanya berpegangan ke sepotong papan.

Kecil dan tak berdaya
timbul tenggelam dalam terpaan ombak,
sampai tak kuketahui apakah aku ada atau tiada.

Ketika menurutku aku ada,
kudapati diriku tak berharga.

Saat ku tiada,
kudapati nilai-nilai sejati diriku.

Seturut pasang-surut akalku,
tiap hari mati aku, dan dihidupkan lagi;
karenanya tak kuragukan sedikit pun
adanya Hari Kebangkitan.

Ketika telah lelah,
ku berburu cinta di alam dunia ini,
akhirnya di Lembah Cinta ku berserah-diri:
dan aku merdeka. 

Untuk Download Artikel Klik Gambar